Untuk
apa patah hati karna satu orang melupakan kita, sementara allah menciptakan
berjuta-juta umat dan berjuta-juta pula yang melupakannya.
Untuka
apa menangis hanya karna seseorang yang tidak peduli terhadap kita, sementara
masih banyak orang yang peduli dan selalu berusaha membuat kita bahagia.
Untuk
apa bersedih hanya karena direndahkan oleh orang lain, sementara orang tua kita
melahirkan, merawat, dan membiayai hidup kita bukan untuk itu.
Untuk
apa resah atas perkataan orang terhadap perbuatan kita, selama yang kita
lakukan bukan perbuatan salah.
Memang
tidak mudah menjalaninya, tapi semua akan bisa menjadi mudah karena diri kita
sendiri.
La
tahzan, innallaha ma'ana.
*SEMOGA BERMANFAAT*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar