Mei
2015,
Mungkin
cinta datang tak seperti apa yang kita bayangkan. Tapi percayalah. Tuhan tidak
pernah tidak memiliki alasan tentang mengapa kau dan aku dipertemukan. Semua
seperti kebetulan, yang di indahkan.
Kau
tidak pernah mampu menjelaskan bagaimana indahnya cinta. Namun dicintaimu, aku
merasa.
Kata-kata
manis, janji-janji manis, jauh dari kita. Karena kita tak memerlukan itu. Dan
sejatinya, cinta bukan hanya sekedar kata-kata. Kita lebih memilih banyak diam,
dan pelan-pelan membuktikan.
Aku
tidak pernah berani menerka-nerka esok akan seperti apa. Tetapi semoga, waktu
lekas berpihak pada kita. Aku tidak ingin menunda perjalanan. Sudah begitu
ingin aku sampai tujuan.
Dan
ini, sekali lagi ku ingatkan. Aku mencintaimu tanpa batas waktu yang tidak
ditentukan. Sekiranya, cinta kita akan selalu direstukan oleh tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar